Muaradua,Detik24jam.com–Sekretaris Forum Pers Indenpendent Indonesia (FPII) OKU Selatan, Hanif Padil memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Oku Selatan, yang cepat tanggap dalam menyikapi apa yang menjadi keluhan warga terkait pencemaran limbah rumahan.
Menanggapi berita yang sempat viral berapa waktu lalu, Dinas Lingkungan Hidup langsug melakukan monitoring ke lokasi pabrik tahu di Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Rawan pada Senin, (23/10/2023).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Bidang Pengendalian,Pencemaran,Kerusakan Lingkungan Hidup Joko Mulyanto.sp,memberikan arahan kepada pengelolah pabrik tahu,terkait limbah ampas tahun dan limbah kotoran ternak sapi yang mencemari aliran air sungai.
“Untuk limbah kotoran ternak sapi, ada baiknya jika dikelolah dengan baik bisa menjadi pupuk kompos yang banyak manfaatnya untuk kebutuhan pertanian. Dan jangan lagi dibuang kealiran sungai Ujarnya.” tegas Joko Mulyanto.
Joko memaparkan untuk limbah ampas tahu jangan lagi dibuang ke aliran sungai, ditambah lagi bak penampungan untuk pengelolahan limbah ampas tahu, supaya aliran sungai tidak dicemari, jika hal ini dikelolah dengan baik insak Allah tidak ada lagi keluhan dari warga yang menggunakan air sungai tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kelalaiannya, dan siap untuk mengikuti arahan dan petunjuk dari dinas lingkungan hidup agar tidak ada yang merasa dirugikan.” pungkas Edot selalu penggerak usaha UMKM yang bergerak dibidang pembuatan tahu dan peternak sapi.(tim/red)
Berita Sebelumnya..
Oknum Kepala Sekolah di Tapung Bernama “Manik” Diduga Memiliki Kebun Sawit Ratusan Hektar Dalam Kawasan Hutan di Desa Sungai Linau Bengkalis
Sumarni; Pembukaan Akses Kami Berikan Bukan Permintaan Pedagang, Melainkan Pemda. Dailipal ; Tanah itu Merupakan Milik Keluarga Sumarni dan Firdaus, Makanya Pemda yang Meminta
Kombes. Pol. (P) Dr. Maruli Siahaan Ulurkan Tangan Peduli untuk Korban Kebakaran Medan